Jumat, 11 Januari 2013

Atmosfer


Atmosfer adalah suatu lapisan udara yang menyelimuti bumi. Lapisan ini adalah pelindung bumi dan tanpanya kita tak dapat hidup. Di atmosfer terdapat berbagai gas yang berguna untuk kehidupan kita. Sebagai contoh oksigen untuk bernapas, karbon dioksida untuk fotosintesis dan pencegah turunnya suhu bumi yang drastis, nitrogen untuk pupuk tanaman, dll. Atmosfer juga berfungsi sebagai pelindung bumi dari gempuran ribuan benda langit tiap jam. Jika ada benda langit yang menyentuh bumi, tentu memiliki dampak merugikan bagi kita. Nah, apa sajakah bagian-bagian atmosfer?


Tahukah kamu? Berat atmosfer diperkirakan 5,6 x 1014 ton! Setengah dari berat itu berada di bawah ketinggian 6.000 m dari permukaan bumi karena gaya gravitasi. Karena itu, udara di dekat bumi jadi lebih mampat.
Seperti telah kita ketahui atmosfer terdiri dari berbagai macam gas. Berikut tabel komposisi gas penyusun atmosfer secara rata-rata.
Nama Gas (Simbol) Volume Gas Rata-Rata (%)
Nitrogen (N2)
78.08
Oksigen (O2)
20.95
Argon (Ar)
0.93
Karbon dioksida (CO2)
0.035
Neon (Ne)
0.0018
Helium (He)
0.0005
Metana (CH4)
0.00017
Hidrogen (H2)
0.00005
Xenon (Xe)
0.000009
Ozon (O3)
0.000004
Masih banyak gas-gas lain selain yang telah tertulis di atas dengan konsentrasi kurang dari 0.000001 % di atmosfer.
Dari tabel tersebut (Ahren, 1993) dapat kita lihat bahwa unsur Nitrogen dan Oksigen memiliki konsentrasi lebih dari 99% (coba cek di kalkulator!). Dan unsur yang paling sedikit adalah Ozon, yaitu 0.000004 %. Eits, meski sedikit, tapi ozon memiliki peranan penting! Unsur ini mampu menyerap radiasi sinar ultraviolet matahari sehingga kita terhindar dari berbagai kerugian dan penyakit. Namun, saat ini ozon telah semakin menipis. Jadi, sekalian saya posting ini saya juga akan menyebarkan ajakan untuk mencintai bumi kita agar kita terhindar dari kepunahan.

Lapisan-lapisan Atmosfer


Atmosfer bumi terdiri dari beberapa lapisan, yaitu:
a. Troposfer
Lapisan ini adalah lapisan udara yang berada tepat di atas permukaan bumi. Kita hidup di lapisan ini. Ketebalan lapisan ini mencapai 18 km di khatulistiwa sedangkan di daerah kutub sekitar 8 km. Perbedaan ketebalan ini disebabkan adanya rotasi bumi. Sebagian besar massa atmosfer (+-80%) berada di lapisan ini. Di troposfer, setiap kenaikan ketinggian 100 m akan menyebabkan suhu udara turun 0.60C. Jika Anda mau membuktikannya, maka pergilah ke daerah pegunungan. Suhu di sana makin ke atas makin dingin. Suhu udara di lapisan teratas troposfer bahkan mencapai -600C. Sebagai perbandingan, suhu rata-rata udara di permukaan air daerah tropis adalah 270C.
Pada lapisan ini terjadi berbagai fenomena cuaca seperti awan, hujan, pelangi, dsb. Oleh karena itu, lapisan ini menjadi penting bagi kehidupan. Antara lapisan troposfer dan lapisan di atasnya (stratosfer) dibatasi oleh tropopause.
b. Stratosfer
Lapisan ini terletak di atas troposfer (18 km) sampai ketinggian 50 km. Lapisan ini terdiri dari 2 lapisan yang berbeda sifat, yaitu:
  • Lapisan Isothermal (11-22 km). Suhu udara ini suhunya seragam yaitu sekitar -600C karena itulah lapisan ini dinamakan isothermal (iso = sama, therm = suhu).
  • Lapisan Inversi (20-50 km). Suhu udara di sini makin ke atas semakin panas, pada ketinggian 50 km suhu udara mencapai -500C. Peningkatan ini disebabkan adanya gas Ozon di lapisan ini.
Antara lapisan stratosfer dan lapisan di atasnya (mesosfer) dibatasi oleh stratopause.
c. Mesosfer
Lapisan ini terletak di atas stratosfer pada ketinggian 50-85 km. Suhu udara di lapisan ini makin ke atas makin rendah. Setiap naik 1.000 m suhu udara turun 2.5-30C. Pada ketinggian 85 km suhu udara mencapai -900C. Di lapisan inilah biasanya meteor-meteor meledak atau terbakar sebelum sampai ke permukaan bumi.
Di atas mesosfer terdapat lapisan mesopause yang memisahkannya dengan lapisan thermosfer.
d. Thermosfer
Lapisan ini terletak pada ketinggian 85-500 km di atas permukaan bumi. Lapisan ini sering disebut lapisan panas (inggris = hot layer). Bayangkan, suhu udara di bagian atas lapisan ini mencapai > 1.0000C. Di lapisan thermosfer ini terdapat lapisan ionosfer (85-375 km) yang mampu memantulkan gelombang radio.
e. Eksosfer
Lapisan ini terletak > 500 km di atas permukaan bumi. Mulai dari lapisan inilah kita akan menjumpai angkasa luar. Pengaruh gravitasi bumi di sini sangat kecil sehingga kita bisa melayang di lapisan ini. Pengaruh angkasa luar sangat kuat sehingga kita takkan bisa menghindar dari radiasi matahari dan serbuan batu-batuan angkasa luar.

source : http://arisudev.wordpress.com/2011/07/11/bagian-bagian-atmosfer-bumi/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar